1 hari yang lalu - Terakhir diperbarui - SIK DinkesP2KB (Author)
Sumenep, 26 Mei 2026 / Bidang Kesehatan Masyarakat
Pelayanan kesehatan yang berkualitas harus mampu menjangkau masyarakat hingga ke tingkat paling dekat, yaitu keluarga dan komunitas. Sejalan dengan arah transformasi sistem kesehatan nasional, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep terus memperkuat kapasitas fasilitas pelayanan kesehatan melalui kegiatan Penguatan Lintas Program dan Lintas Sektor dalam Implementasi Program Pelayanan Kesehatan Primer dan Komunitas yang dilaksanakan pada Selasa, 26 Mei 2026 di Hotel De Baghraf, Sumenep.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepala Puskesmas dan Penanggung Jawab Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas se-Kabupaten Sumenep. Hadir sebagai narasumber, Malik Afif, SKM., M.Kes dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur yang memberikan penguatan terkait kebijakan transformasi layanan kesehatan primer serta strategi implementasinya di tingkat daerah.
Pelayanan kesehatan primer saat ini menjadi fokus utama pembangunan kesehatan nasional karena merupakan layanan yang paling dekat dan paling mudah diakses oleh masyarakat. Puskesmas tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengobatan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat, penggerak upaya promotif dan preventif, serta koordinator pelayanan kesehatan yang terintegrasi di wilayah kerjanya.
Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai transformasi layanan kesehatan primer yang menempatkan masyarakat sebagai pusat pelayanan. Pendekatan ini bertujuan memastikan setiap warga mendapatkan pelayanan kesehatan yang komprehensif, berkesinambungan, dan sesuai dengan kebutuhan pada setiap tahap kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia.
Salah satu fokus utama yang dibahas adalah implementasi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Posyandu yang selama ini dikenal sebagai layanan kesehatan ibu dan anak kini dikembangkan menjadi pusat pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup yang melayani seluruh kelompok usia. Melalui pendekatan ILP, pelayanan kesehatan di tingkat komunitas diharapkan menjadi lebih terintegrasi, efektif, dan mampu menjawab berbagai kebutuhan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Selain itu, peserta juga mendapatkan penguatan terkait pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan sebagai instrumen penting untuk menjamin hak masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan dasar yang berkualitas. Dalam forum ini ditegaskan bahwa Posyandu ILP dan SPM bukanlah dua program yang berjalan sendiri-sendiri, melainkan satu kesatuan sistem pelayanan yang saling melengkapi untuk meningkatkan cakupan dan mutu layanan kesehatan.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antar puskesmas dalam menghadapi tantangan implementasi transformasi kesehatan di lapangan. Berbagai pengalaman, praktik baik, serta strategi inovatif turut dibagikan sebagai bahan pembelajaran bersama guna meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan primer di masing-masing wilayah kerja.
Melalui penguatan lintas program dan lintas sektor ini, Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep berharap seluruh puskesmas mampu menjadi motor penggerak pembangunan kesehatan yang lebih proaktif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Penguatan kapasitas sumber daya kesehatan menjadi langkah strategis untuk memastikan transformasi kesehatan tidak hanya menjadi kebijakan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga tingkat desa.
Komitmen untuk memperkuat pelayanan kesehatan primer merupakan bagian dari upaya mewujudkan sistem kesehatan yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat, Kabupaten Sumenep optimistis dapat menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin dekat, merata, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
Transformasi kesehatan sejatinya dimulai dari pelayanan yang hadir di tengah masyarakat. Melalui penguatan layanan primer dan komunitas, Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep terus bergerak untuk memastikan setiap warga memperoleh kesempatan yang sama untuk hidup sehat, produktif, dan sejahtera. (hdx/mnl)