1 hari yang lalu - Terakhir diperbarui - SIK DinkesP2KB (Author)
Sumenep, 29 Mei 2026 / Bidang Kesehatan Masyarakat
Membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tidak dapat dilakukan secara instan. Upaya tersebut harus dimulai sejak usia sekolah melalui pembentukan kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan. Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak usia sekolah, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep melaksanakan Kampanye dan Penggerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat melalui Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah pada Jumat, 29 Mei 2026 di SDN Manding Laok 1.
Kegiatan ini diikuti oleh 210 siswa dari kelas I hingga kelas V dengan menghadirkan narasumber dari Persatuan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI) serta tenaga Ahli Gizi. Melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan dan interaktif, para siswa diajak untuk memahami bahwa kesehatan merupakan modal utama dalam meraih prestasi dan mewujudkan cita-cita di masa depan.
Gerakan Aksi Bergizi merupakan salah satu program promotif yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan kemandirian siswa dalam menerapkan perilaku hidup sehat, khususnya dalam pemenuhan gizi seimbang dan pencegahan anemia. Program ini juga mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat sekaligus memperkuat pembentukan karakter peserta didik melalui kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan diawali dengan edukasi gizi yang memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang untuk mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta daya tahan tubuh. Para siswa dikenalkan pada konsep makanan sehat, pentingnya mengonsumsi sayur dan buah, serta cara memilih jajanan yang aman dan bergizi. Edukasi ini menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran sejak dini agar anak-anak mampu mengambil keputusan yang lebih baik terkait pola makan mereka.
Selain edukasi gizi, siswa juga diajak mengikuti aktivitas fisik bersama sebagai bagian dari pembiasaan gaya hidup aktif. Melalui senam dan berbagai gerakan sederhana yang menyenangkan, peserta diajak memahami bahwa aktivitas fisik yang rutin tidak hanya menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga membantu meningkatkan konsentrasi belajar, menjaga kesehatan mental, dan mencegah berbagai masalah kesehatan di masa mendatang.
Suasana kebersamaan semakin terasa saat para siswa mengikuti kegiatan sarapan dan makan bersama. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya sarapan sebelum beraktivitas, tetapi juga memberikan pengalaman langsung tentang penerapan pola makan sehat dan seimbang. Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa sarapan merupakan sumber energi penting yang membantu meningkatkan fokus dan semangat belajar selama berada di sekolah.
Antusiasme peserta semakin terlihat dalam sesi tanya jawab interaktif yang membuka ruang bagi siswa untuk menyampaikan berbagai pertanyaan seputar kesehatan, gizi, dan kebiasaan hidup sehat. Para narasumber menjawab pertanyaan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami sehingga materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh peserta.
Sebagai bentuk inovasi edukasi kesehatan yang menyenangkan, kegiatan juga menghadirkan permainan ular tangga bertema kesehatan. Melalui permainan tersebut, siswa diajak belajar mengenai berbagai pesan kesehatan, pentingnya menjaga kebersihan diri, mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga, hingga mencegah penyakit. Metode pembelajaran yang kreatif ini terbukti mampu meningkatkan partisipasi sekaligus memperkuat pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan.
Melalui Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah, Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep terus mendorong terciptanya budaya hidup sehat di lingkungan pendidikan. Sekolah memiliki peran strategis sebagai tempat pembentukan perilaku dan karakter anak, sehingga menjadi lokasi yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai kesehatan sejak dini.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia. Anak-anak yang sehat akan memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh menjadi generasi yang cerdas, produktif, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah. Dengan dukungan sekolah, keluarga, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan lahir generasi Sumenep yang semakin sehat, aktif, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (hdx/mnl)